PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Seminar Nasional tentang Penguatan Kemitraan Kampus dan Pesantren di Era Digital

Cirebon, 3 Juni 2026 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Penguatan Kemitraan Kampus–Pesantren dalam Merawat Otoritas Khasanah Keilmuan Islam di Era Digital.” Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi akademisi, praktisi pendidikan, mahasiswa, dan kalangan pesantren untuk berdiskusi serta bertukar gagasan mengenai masa depan pendidikan Islam di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Seminar nasional ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen PJJ PAI dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dan tradisi keilmuan yang telah menjadi ciri khas pesantren. Melalui forum ilmiah ini, para peserta diajak untuk merefleksikan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan pesantren dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Dalam berbagai sesi diskusi, para narasumber menyoroti bagaimana perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam proses pembelajaran, akses terhadap sumber pengetahuan, serta pola penyebaran informasi keagamaan. Kondisi tersebut menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan yang memerlukan respons bersama dari lembaga pendidikan tinggi dan pesantren agar otoritas keilmuan Islam tetap terjaga dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran pesantren sebagai salah satu pusat transmisi ilmu keislaman yang memiliki tradisi intelektual kuat dan telah berkontribusi besar dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Di sisi lain, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam pengembangan kajian akademik, penelitian, dan inovasi berbasis teknologi. Sinergi antara kedua lembaga tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam yang berkelanjutan.

Selain membahas isu-isu keilmuan, seminar ini juga menjadi ruang untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab. Teknologi dipandang bukan sebagai ancaman terhadap tradisi keilmuan Islam, melainkan sebagai sarana yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan, memperkuat literasi digital, serta meningkatkan kualitas pembelajaran bagi masyarakat yang lebih luas.

Antusiasme peserta yang hadir menunjukkan tingginya perhatian terhadap pentingnya kolaborasi antara kampus dan pesantren dalam menghadapi dinamika pendidikan di era digital. Diskusi yang berlangsung secara aktif mencerminkan semangat bersama untuk menjaga keberlanjutan tradisi keilmuan Islam sekaligus mendorong inovasi yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Program Studi PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, panitia, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Diharapkan seminar nasional ini dapat menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai bentuk kerja sama dan program kolaboratif yang semakin memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pesantren.

Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan tradisi keilmuan, pendidikan Islam  diharapkan mampu terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara di era digital.

Scroll to Top